Ikan Asin memang berbahaya

Akin Asin,gara gara video viral yang berujung penjara memang saaat ini sedang naik daun,tapi yang akan kita bahas benar benar ikan asin ya sahabat perempuan aceh.Rasa yang asin membuat ikan satu ini menjadi salah satu lauk favorit orang Indonesia. Menjandi Pendamping apa saja,ikan asin ini cukup menjadi favorit ,dengan nasi hangat,sambal terasi atau sebagian menjadikan ini sebagai Lado dan kacang menajdi makanan yang juga awet kalau diabwa jalan jalan.

Menteri Kelautan danPerikanan, Susi Pudjiastuti juga memang sudahmenggalakkan pentingnya makan ikan,karena Ikan mengandung banyak nutrisi. Sebut saja protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega 3.

Tapi semua kandungan positif itu akan hilang kalau kita salah dalam mengolahnya

Berikut beberapa risiko penyakit yang ditimbulkan oleh ikan asin.

1. Kanker nasofaring
Studi pada 1990 menemukan bahwa konsumsi ikan asin berkaitan dengan risiko kanker nasogaring. Mengutip NCBI, temuan itu didapat dari penelitian yang dilakukan pada 100 pasien kanker nasofaring di Tianjin, China.

Peneliti menyebut, ada beberapa faktor pendorong lain yang menyebabkan konsumsi ikan meningkatkan risiko kanker nasofaring. Sebut saja paparan ikan asin di usia dini, durasi konsumsi, dan proses memasak dengan mengukus.

2. Tekanan darah tinggi
Ikan asin memiliki kandungan garam yang tinggi. Terlalu banyak konsumsi ikan asin berarti pula tingginya kandungan garam yang masuk dalam tubuh.

Kandungan garam berlebih bisa memicu hipertensi. Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi garam dalam sehari maksimal 6 gram atau sekitar satu sendok teh.

3. Penyakit jantung
Selain meningkatkan risiko hipertensi, konsumsi garam berlebih juga menjurus pada penyakit jantung. 

Saat tubuh kelebihan garam, ginjal bakal menyesuaikan kadar cairan dalam darah sehingga volume dan tekanan darah meningkat. Hal itu membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk menyuplai darah ke seluruh tubuh.

4. Risiko kandungan logam berat
Ikan yang diasinkan biasanya berupa teri, petek, tenggiri, kakap, manyung, kembung atau layang. Tak sedikit dari ikan-ikan tersebut yang hidup dalam air yang terkontaminasi logam berat.

Seperti Dilansir dari cnnindonesia.com,Salah satu logam berat misalnya arsen yang terdapat pada makanan hasil laut seperti kerang, lobster, dan cumi. Arsen yang terakumulasi akan berubah menjadi racun yang mengakibatkan kanker, kerusakan ginjal, dan sakit pada kerongkongan.