Indonesia termasuk 9 negara terkena dampak Perubahan Iklim

Mungkin laporan ini,akan mengejutkan kita,bahkan mebuat kita sedih , tapi laporan baru-baru ini yang dilakukan oleh kelompok peneliti global mengungkapkan bahwa hampir satu miliar manusia di seluruh dunia akan menghadapi bencana lingkungan karena perubahan iklim–dan sebagian besar darinya tinggal di benua Asia.

Seperti Laporan Global Peace Index  yang dipublis secara tahunan tahunan dari The Institute for Economics and Peace’s (IEP) memperkirakan bahwa 971 juta warga dunia tinggal di daerah rentan terhadap badai, banjir, kebakaran hutan, dan naiknya permukaan laut. Parahnya lagi, sembilan negara paling rentan justru berada di Benua Asia dan sekitarnya.

Jumlah individu berisiko di kawasan Asia Pasifik mencapai dua kali lipat jumlah orang berisiko di semua kawasan-kawasan lainnya. Filipina menduduki peringkat pertama sebagai negara paling berisiko, diikuti Jepang, Myanmar, Tiongkok, Indonesia, India, Vietnam, dan Pakistan.

Sementara itu Di Indonesia saja misalnya, 4.231 orang tewas akibat bencana alam sepanjang 2018 dari catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di tahun itu, ada 2.426 bencana alam terjadi di seluruh Indonesia.

Yang paling Gawatnya adalah ,sahabat perempuanaceh dampak perubahan iklim kini semakin hari semakin terasa di negara-negara yang tidak memiliki mekanisme efektif untuk melawan bencana alam. Pendiri dan ketua eksekutif IEP Steve Killelea mengatakan kepada ABC, kepulauan Pasifik ,bahwa kepualauan ini akan secara signifikan terdampak kenaikan air laut.

Bahaya perubahan iklim juga ternyata dapat mempengaruhi kedamaian sebuah negara itu saja. Negara penuh konflik lebih rentan terhadap bencana alam karena kuranya mekanisme untuk mengatasinya.

Tahun lalu saja terdapat 17,2 juta manusia terlantar karena bencana alam, menurut sebuah laporan oleh Internal Displacement Monitoring Centre(IDMC). Kawasan Asia Pasifik adalah yang paling terdampak, dengan 9,3 juta pengungsi. Sementara itu, Filipina, Tiongkok, dan India merupakan tiga negara paling terdampak pengungsian.

Sperti dilansir vice.com,Dari 971 juta orang yang menghadapi kebahayaan iklim di seluruh dunia, 2,4 juta darinya berasal dari Australia. Risiko utama di kawasan ini terdiri dari badai, kenaikan ketinggian laut, kekeringan, dan penggurunan.